Kamis, 07 Agustus 2014

TIPS DAN TRIK PEMELIHARAAN MOTOR TUA



               
Di Era Modern dan serba maju ini, mungkin dari kebanyakan pecinta motor akan lebih memilih motor baru dalam kebutuhan sehari-harinya. Hal ini selain lebih praktis, namun juga dari segi design motor baru mungkin bisa di bilang mengikuti zamannya. Namun dari satu sisi kalangan lain masih banyak juga yang tetap memelihara kendaraan roda dua yang keluaran lawas. Bahkan tak sedikit dari mereka membentuk komunitas motor lawas. Dan pada kesempatan ini saya akan berbagi tips dan trik memelihara motor tua untuk para shobat bikers semua.
                Untuk pemeliharaan motor tua sendiri terbilang gampang-gampang susah. Lalu kiat-kiat apakah itu yang musti kita lakukan?? Berikut adalah ulasan dari saya:

1.       Kesabaran.
dalam pemeliharaan motor tua sendiri kita harus memiliki kesabaran yang lebih. Mengapa demikian? Itu karena beberapa part dari bagian mesin itu sendiri bisa di bilang mencapai umur yang cukup tua, karena itu harus sabar dalam mengendarainya. Karena bila di paksakan pada saat motor dalam kondisi standar, takutnya nanti terjadi hal-hal yang tidak di inginkan di jalan.

2.       Penggantian oli yang teratur.
penggantian oli yang teratur untuk kuda besi adalah hal yang terpenting dalam perawatan motor itu sendiri. Karena dari fungsi oli sendiri merupakan pelindung mesin. Dan menjaga temperature mesin agar tetap stabil. Dan selain itu kita harus memperhatikan packing blok mesin juga, apakah ada yang bocor apa tidak, dan kita pun juga musti harus rajin mengukur takaran oli. Karena bila takaran oli dalam bak kurang dari aturan pemakaiannya, maka kinerja dari oli itu sendiri pin akan berkurang, dan efek negativenya bisa mengakibatkan mesin cepat panas dan beresiko overhead.

3.       Mengenai lebih dalam bunyi asing pada mesin.
sebagai bikers motor tua, kepekaan dalam mengenali bunyi mesin haruslah dimiliki setiap jiwa dari kita. Bunyi asing dari mesin itu sendiri ada bermacam-macam. Seperti halnya bunyi mengelitik pada blok head, bila dalam kondisi ini biasanya salah satu part dari rantai keteng sudah aus. Maka perlu di ganti. Selain bunyi mengelitik, ada juga bunyi agak keras seperti ketukan antara 2 buah logam, pada kondisi ini kita harus melihat juga kondisi kenalpot. Apakah mengeluarkan asap putih pekat atau tidak, bila keluar asap besar kemungkinan pistonnya bermasalah, dan untuk perbaikan ini pun lumayan menelan dana. Dan kita harus mempercayakannya pada bengkel terpercaya. Namun bila asap putih tidak timbul namun terdapat bunyi tersebut, besar kemungkinan yang terjadi adalah keausan pada stang piston/seher. Dan untuk perbaikan ini pun menelan biaya yang cukup mahal, karena dalam penggantiannya mesin harus di turunkan dan pembelahan ,mesin. Dan bila suara motor kita sendiri normal tanpa kendala apapun, bisa di pastikan motor kita sehat dan siap dia ajak jalan2 kemanapun.

4.       Berkendara dengan hati.
banyak dari kalangan anak muda tak memiliki hal ini dalam cara mereka berkendara, karena kebanyakan dari mereka hanya lebih mementingkan pembetotan gas tanpa irama. Efek negative dari hal seperti ini akan timbul pada keawetan dari mesin itu sendiri. Alangkah lebih baiknya kita membetot gas dengan mengikuti irama mesin yang teratur, karena dengan begitu akan memberi kenyamanan dan ketenangan dalam berkendara itu sendiri.

5.       Pengecekan rutin pada part system pengapian.

apabila tiba-tiba mesin mati. Maka baiknya kita tidak usah panik terlebih dahulu. Hal pertama yang harus kita coba lakukan adalah melepas kabel busi dari busi, dan melepaskan cob businya. Serta kita cek dulu, apakah ada percikan bunga api atau tidak, yaitu dengan cara menempelkan ujung kabel busi itu sendiri ke body motor/massa (lebih pastinya di bak oli saja). Bila percikan bunga api ada, maka bisa di pastikan tidak terjadi kematian pada part cdi ataupun koil dan spull. Dan setelah kita lakukan pengecekan tadi, selanjutnya adalah pengecekan bunga api pada busi. Jika busi tidak memercikkan bunga api, sedangkan dari kabel keluar percikan bunga api, maka bisa di pastikan busi sudah dalam kondisi mati. Dan kita musti menggantinya dengan busi yang normal. Dan saya sarankan, sebaiknya dalam berkendara kita harus slalu membawa busi cadangan.
part pengapian sendiri ada terdiri dari busi, koil, cdi dan koil/pulser. Terkadang dalam berkendara motor tua sering terjadi kendala tiba-tiba mesin mati dan gejala-gejala kecil lainnya.

Demikian adalah beberapa tips dan trik dari saya. Semoga bisa bermanfaat. Karena berbagi ilmu itu indah. Apabila ada yang perlu di bantu, untuk selanjutnya bisa di tanyakan pada kolom komentar. Salam Bikers untuk sobat semua.

CARA PERAWATAN CHROME PADA KENDARAAN



Dewasa ini demam chrome sangatlah popular di kalangan otomotif anak muda maupun kalangan lanjut usia (untuk mantan modifier) karena selain menambah kesan keren chrome sendiri member kesan mewah bagi penunggang maupun yg melihatnya. Maka dari itu cukup banyak kalangan yang munggunakan chrome pada kuda besi mereka.

Namun perlu di ketahui juga, chrome memiliki banyak pantangan untuk merawatnya agar tetap cantik dan awet. Selain itu biaya untuk chrome itu sendiripun relative mahal. Maka dari itu saya akan berikan beberapa tips yang semoga saja bisa bermanfaat bagi kita para bikers mania.

Berikut ini adalah tips untuk perawatan chrome pada kuda besi kita, diantaranya adalah:

1.     Usahakan part dari kuda besi kita yg telah di chrome agar terhindar dari air yg mengandung tingkat asam tinggi, seperti air hujan.
usahakan apabila kuda besi kita terkena hujan, alangkah baiknya agar segera di cuci, kemudian di lap hingga kering. Karena bila dibiarkan untuk waktu lama, akibatnya part chrome pada kuda besi kita akan mulai muncul bercak karat dan berlanjut pada memudar dan rusaknya part chrome itu sendiri. Pasti sobat bikers smua tidak mau hal ini terjadi kan? Apalagi klo di ingat biaya chromenya cukup mahal. So harus lebih care lagi sama kuda besi kita.
2.     Dalam membersihkannya. Jangan menggunakan bahan-bahan yang mengandung kimia. Seperti kit ataupun autosol. Karena dari pengalaman saya sendiri, saya pernah coba pakai autosol pada part chrome. Yang terjadi malah membuat chrome itu sendiri menguning dan perlahan akan muncul bercak karat. Oh MG saya menyesal sekali. Hehehe,,
3.     Untuk perawatannya sendiri, banyak yg bilang dianjurkan di lap menggunakan bedak bayi ataupun minyak kayu putih. Karena kandungan dari bahan tersebut tidak mengandung unsure kimia. Jadi lebih aman deh.
4.     Yang ke empat. Saat mencuci motor itu sendiri, jangan pernah coba-coba menggunakan detergen, karena dari sifat detergen itu sendiri mengkikis lapisan cat, dan tak baik juga untuk part chrome kita. Cukup gunakan sampo motor. Kalo saya lebih suka menggunakan sabun cuci piring.. hehehe,,

Demikian itulah tips saya buat sobat bikers semua. Yang terpenting kita musti lebih telaten dalam merawat kuda besi kita. Dan tunggangan itu sendiri akan mencerminkan pribadi dari setiap penunggangnya. Jika motor kita tampak bersih dan berkilau, orang pun pasti akan menilai positive untuk pribadi kita. Terlebih pernah ada yang bilang, kalau motor itu ibarat bini / isri ke dua.. so perhatikan tungganganmu ya kawan bikers semua.

By: Fathur Rohman.

MODIFIKASI HONDA ASTREA PRIMA




          Hallo Sobat bikers.. pada kesempatan kali ini saya mau mengajak kalian semua untuk bernostalgia dengan kuda besi yang satu ini, siapa sih yang tidak mengenal HONDA ASTREA PRIMA? Mungkin saat ini kebanyakan orang pun sudah mulai terlupakan dengan pernah hadirnya motor yang satu ini. Terlebih lagi dengan usia kendaraan yang sudah terbilang tak lagi muda. Selain itu kendaraan ini masih mengusung mesin dengan kapasitas cylinder yang terbilang termasuk kecil yaitu 97cc hasil ini di dapat dari Rumus menghitung Kapasitas Cylinder (3.14x50x50x49.5:4000=97,14 yang di bulatkan menjadi 100cc)
Namun kelebihan dari itu adalah kuda besi yang satu ini jadi lebih irit di banding kendaraan pada umumnya. Sama seperti namanya, Astrea Prima tetap menjadi Prima walau sudah termakan ole zaman. Namun tak sedikit orang juga yang masih berkendara dengan kuda besi yang satu ini. Dan tak sedikit juga para mekanik yang meng-upgrade kuda besi ini agar performanya lebih gila lagi. Karena saya juga memiliki motor ini, jadi saya berbagi cerita panjang lebar deh.. hehehe.. pada masanya, kuda besi ini terbagi menjadi dua seri jenis engine nya, non stater dan yang menggunakan motor starter. Dan ada yang bilang bahwa engine yang non starter itu lebih galak di banding yang menggunakan starter. Selain itu mesin non starter ini tergolong seri langka atau limited edition, karena mesin ini di rakit langsung di jepang. Berbeda halnya dengan tipe mesin yang sudah menggunakan motor starter yang di rakitnya sudah di Indonesia.
biarpun mesin dari kuda besi ini tak bisa di upgrade besar-besaran. Namun cukuplah klo untuk jalan-jalan untuk melibas aspal. Lalu Modifikasi seperti apakah yang biasa di usung oleh para mekanik untuk kuda besi yang satu ini? Berikut ulasannya.

Kebanyakan para mekanik dan anak muda yang hobby oprek mesin, Honda astrea prima yang tergolong dari c100 ini cukup di jejali dengan piston milik Kawasaki kaze, karena Kawasaki Kaze sendiri sudah mengusung diameter piston yang terbilang lebih besar di banding dengan milik kuda besi lain sekelasnya.
Selain itu dari design piston, Kawasaki kaze memiliki banyak lubang untuk jalur oli pada pistonnya, sehingga memperkecil resiko over heat dan tentunya massa dari piston ini terbilang lumayan ringan. Untuk rekomendasi merk piston, saya merekomendasikan piston merk TKRJ, mengapa demikian? Karena piston ini termasuk piston branded di Jepang. Dari pihak TKRJ sendiri member jaminan bahwa si kuda besi pasti akan lari lebih ringan di banding menggunakan piston bawaan pabrikan, karena piston ini memiliki massa yang lebih ringan di banding piston Pabrikan AHM, namun keliebihan piston ini pun juga mampu bertahan dalam temperature mesin yang tinggi, yaitu 1000 derajat celcius. Itu berarti lebih mampu di banding piston pabrikan yaa? Begitulah faktanya. Dari penggunaan piston Kawasaki kaze ini, di dapat kapasitas cylinder naik menjadi 110cc yang di dapat dari rumus 3.14x53x53x49.5:4000=109,15 dibulatkan menjadi 110cc kapasitas pun naik 12cc, tenaga pun lumayan untuk jalan-jalan. Untuk modifikasi piston ini biasanya merogoh kocek kurang lebih Rp. 700.000,- tergantung dari mekanik juga sih.

          Setelah langkah pertama adalah bore up, maka modifikasi selanjutnya adalah penggantian karburator. Untuk penyesuaian dengan kapasitas cylinder mesin, biasanya penggantian karburator di subtitusikan dengan karburator Keihin PE 24, untuk kelas 110cc hingga 125cc. dari modifikas sampai sini pun sudah di dapat tenaga yang cukup kuat. Untuk ukuran spuyer bawaan karburator ini biasanya pj 35 dan mj 110. Namun agar lebih nyaman lagi di gunakan, perlu jetting ulang. Dan kalau saya menemukan jetting yang sesuai dengan selera saya adalah di ukuran pj35 dan mj98 , atau teman bikers semua bisa membeli repairkit Honda GL di toko bengkel, biasanya harga untuk imitasi kisaran Rp15.000,- namun saya menganjurkan untuk lebih memilih yang keluaran dari astra Honda, yang biasanya ada tulisan ukuran dalam pj dan mj-nya. Harganya kisaran Rp35.000,- namun ini bahannya pun lebih bagus di banding yang imitasi, selain itu ukuran lubangnya pun lebih bisa di pertanggung jawabkan di banding keluaran imitasi. So lebih mempermudah dalam proses jettingnya kan?Tentu. Selain itu, jangan lupa perhatikan posisi clip jarum pada skep nya ya.. karna itu juga pengaruh terhadap langsam dan tingkat keborosan bbm.

Setelah tadi membahas penggantian karburator, sekarang part yang paling penting sebelum melakukan dua hal di atas tentunya adalah merubah system kopling yang tadinya otomatis menjadi manual. Biasanya Pabrikan aftermarket seperti TDR atau SND mengeluarkan part set kopling manual ini. Mungkin harganya kisaran Rp.300.000,- dan agar sentakan lebih di dapat, biasanya kebanyakan orang mengganti part per koplingnya dengan keluaran aftermarket seperti CLD, namun jika ingin lebih praktis dan murah, biasanya bisa di subtitusikan menguunakan per kopling milik susuki smash, PNP kog, alias Plug And Play.
Dari semua pembahasan di atas. Itu masih tergolong modifikasi tingkat ringan. Dan untuk Sobat bikers semua bisa menerapkan itu bagi yang mau mencoba. Dan selain dari performa mesin sebagai penunjang kenyamanan dalam berkendara. Maka jangan di lupakan juga tampilan luar pun jg perlu di perhatikan. Agar kita sebagai pengendara pun PD dan mampu menyedot perhatian mata banyak orang. Dan untuk yang satu ini tergantung dari selera masing-masing dari sobat bikers. Dan akan saya coba melakukan pembahasannya dalam postingan berikutnya. Salam Bikers.