Untuk
pemeliharaan motor tua sendiri terbilang gampang-gampang susah. Lalu kiat-kiat
apakah itu yang musti kita lakukan?? Berikut adalah ulasan dari saya:
1.
Kesabaran.
dalam pemeliharaan motor tua sendiri kita harus memiliki kesabaran yang lebih. Mengapa demikian? Itu karena beberapa part dari bagian mesin itu sendiri bisa di bilang mencapai umur yang cukup tua, karena itu harus sabar dalam mengendarainya. Karena bila di paksakan pada saat motor dalam kondisi standar, takutnya nanti terjadi hal-hal yang tidak di inginkan di jalan.
dalam pemeliharaan motor tua sendiri kita harus memiliki kesabaran yang lebih. Mengapa demikian? Itu karena beberapa part dari bagian mesin itu sendiri bisa di bilang mencapai umur yang cukup tua, karena itu harus sabar dalam mengendarainya. Karena bila di paksakan pada saat motor dalam kondisi standar, takutnya nanti terjadi hal-hal yang tidak di inginkan di jalan.
2.
Penggantian oli yang teratur.
penggantian oli yang teratur untuk kuda besi adalah hal yang terpenting dalam
perawatan motor itu sendiri. Karena dari fungsi oli sendiri merupakan pelindung
mesin. Dan menjaga temperature mesin agar tetap stabil. Dan selain itu kita
harus memperhatikan packing blok mesin juga, apakah ada yang bocor apa tidak,
dan kita pun juga musti harus rajin mengukur takaran oli. Karena bila takaran
oli dalam bak kurang dari aturan pemakaiannya, maka kinerja dari oli itu
sendiri pin akan berkurang, dan efek negativenya bisa mengakibatkan mesin cepat
panas dan beresiko overhead.
3.
Mengenai lebih dalam bunyi asing pada mesin.
sebagai bikers motor tua, kepekaan dalam mengenali bunyi mesin haruslah dimiliki setiap jiwa dari kita. Bunyi asing dari mesin itu sendiri ada bermacam-macam. Seperti halnya bunyi mengelitik pada blok head, bila dalam kondisi ini biasanya salah satu part dari rantai keteng sudah aus. Maka perlu di ganti. Selain bunyi mengelitik, ada juga bunyi agak keras seperti ketukan antara 2 buah logam, pada kondisi ini kita harus melihat juga kondisi kenalpot. Apakah mengeluarkan asap putih pekat atau tidak, bila keluar asap besar kemungkinan pistonnya bermasalah, dan untuk perbaikan ini pun lumayan menelan dana. Dan kita harus mempercayakannya pada bengkel terpercaya. Namun bila asap putih tidak timbul namun terdapat bunyi tersebut, besar kemungkinan yang terjadi adalah keausan pada stang piston/seher. Dan untuk perbaikan ini pun menelan biaya yang cukup mahal, karena dalam penggantiannya mesin harus di turunkan dan pembelahan ,mesin. Dan bila suara motor kita sendiri normal tanpa kendala apapun, bisa di pastikan motor kita sehat dan siap dia ajak jalan2 kemanapun.
sebagai bikers motor tua, kepekaan dalam mengenali bunyi mesin haruslah dimiliki setiap jiwa dari kita. Bunyi asing dari mesin itu sendiri ada bermacam-macam. Seperti halnya bunyi mengelitik pada blok head, bila dalam kondisi ini biasanya salah satu part dari rantai keteng sudah aus. Maka perlu di ganti. Selain bunyi mengelitik, ada juga bunyi agak keras seperti ketukan antara 2 buah logam, pada kondisi ini kita harus melihat juga kondisi kenalpot. Apakah mengeluarkan asap putih pekat atau tidak, bila keluar asap besar kemungkinan pistonnya bermasalah, dan untuk perbaikan ini pun lumayan menelan dana. Dan kita harus mempercayakannya pada bengkel terpercaya. Namun bila asap putih tidak timbul namun terdapat bunyi tersebut, besar kemungkinan yang terjadi adalah keausan pada stang piston/seher. Dan untuk perbaikan ini pun menelan biaya yang cukup mahal, karena dalam penggantiannya mesin harus di turunkan dan pembelahan ,mesin. Dan bila suara motor kita sendiri normal tanpa kendala apapun, bisa di pastikan motor kita sehat dan siap dia ajak jalan2 kemanapun.
4.
Berkendara dengan hati.
banyak dari kalangan anak muda tak memiliki hal ini dalam cara mereka berkendara, karena kebanyakan dari mereka hanya lebih mementingkan pembetotan gas tanpa irama. Efek negative dari hal seperti ini akan timbul pada keawetan dari mesin itu sendiri. Alangkah lebih baiknya kita membetot gas dengan mengikuti irama mesin yang teratur, karena dengan begitu akan memberi kenyamanan dan ketenangan dalam berkendara itu sendiri.
banyak dari kalangan anak muda tak memiliki hal ini dalam cara mereka berkendara, karena kebanyakan dari mereka hanya lebih mementingkan pembetotan gas tanpa irama. Efek negative dari hal seperti ini akan timbul pada keawetan dari mesin itu sendiri. Alangkah lebih baiknya kita membetot gas dengan mengikuti irama mesin yang teratur, karena dengan begitu akan memberi kenyamanan dan ketenangan dalam berkendara itu sendiri.
5.
Pengecekan rutin pada part system pengapian.apabila tiba-tiba mesin mati. Maka baiknya kita tidak usah panik terlebih dahulu. Hal pertama yang harus kita coba lakukan adalah melepas kabel busi dari busi, dan melepaskan cob businya. Serta kita cek dulu, apakah ada percikan bunga api atau tidak, yaitu dengan cara menempelkan ujung kabel busi itu sendiri ke body motor/massa (lebih pastinya di bak oli saja). Bila percikan bunga api ada, maka bisa di pastikan tidak terjadi kematian pada part cdi ataupun koil dan spull. Dan setelah kita lakukan pengecekan tadi, selanjutnya adalah pengecekan bunga api pada busi. Jika busi tidak memercikkan bunga api, sedangkan dari kabel keluar percikan bunga api, maka bisa di pastikan busi sudah dalam kondisi mati. Dan kita musti menggantinya dengan busi yang normal. Dan saya sarankan, sebaiknya dalam berkendara kita harus slalu membawa busi cadangan.
Demikian adalah beberapa tips dan trik dari saya. Semoga
bisa bermanfaat. Karena berbagi ilmu itu indah. Apabila ada yang perlu di
bantu, untuk selanjutnya bisa di tanyakan pada kolom komentar. Salam Bikers
untuk sobat semua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar